Museum Nasional

Berdasarkan peraturan pertama dari 9 tips Travelling yang Mengubah Hidup dari Paulo Coelho, adalah Hindari Museum. 

Museum adalah masa lalu, jika waktu kita tak begitu banyak saya pribadi lebih suka menemukan masa kini dari sebuah tempat yang kita kunjungi. Ke museum mungkin perlu jika tujuan kita ke sebuah kota adalah untuk menggali akar budaya atau ada studi khusus. Namun kita juga perlu bertanya kembali pada diri sendiri, apa yang benar-benar sedang kita cari dari perjalanan itu? (Sumber: http://blogfajar.com/index.php/2017/01/11/sembilan-tips-travelling-yang-mengubah-hidup/)

Apa ada yang masih ingat, mungkin di jaman kita SD dulu, ada yang pergi kunjungan ke Museum bersama sekolah, bawa notes dan bolpoin, kemudian buat tugas rangkuman apa saja yang sudah dipelajari dari hasil kunjungan ke Museum itu?

Saya memang sudah gak SD lagi. It was so long time ago. Terakhir saya pergi ke Museum juga beberapa tahun yang lalu. Sejujurnya saya ngeri lihat artefak-artefak serem yang ada di dalamnya tapi penasaran. Kehidupan apa yang mereka jalani di masa lampau. Dulu guru Sejarah waktu saya SMA pernah bilang, salah satu kegunaan belajar Sejarah adalah agar kesalahan-kesalahan yang terjadi di masa lampau, tidak terulang lagi di masa kini. Aamiin. 

Museum Nasional

IMG_20180203_181748_150.jpg

Ini Museum Nasional. Museum, lho ya. Bukan Monumen Nasional. Memang letaknya di dekat Monumen Nasional (Monas). Tapi masih banyak yang bingung. Museum Nasional ini dulunya lebih dikenal dengan Museum Gajah, padahal bukan. Ada dua gedung disini. Gedung A dan Gedung Monumen Nasional. Sayangnya waktu saya berkunjung, Gedung A sedang direnovasi.

DSC_0365.JPG

Monumen ini terletak di Jl. Merdeka Barat Jakarta. Untuk info jadwal operasional museum:
Selasa-Jumat : 08.00-16.00 WIB

Sabtu-Minggu : 08.00-17.00 WIB

Hari Senin dan hari besar tutup.

 

Tips kalau berada di Museum Gajah, adalah:

  • Wajib menitipkan payung, ransel dan tas yang ukurannya melebihi tas tangan.
  • Tidak boleh menyentuh karya seni
  • Diusahakan untuk tidak mengangkat telepon di dalam area pameran. Hp juga sebaiknya di silent saja agar tidak mengganggu konsentrasi pengunjung lain.
  • Tidak boleh nyender tembok. Apalagi corat-coret tembok.
  • Ada beberapa ruangan di lantai 4 dan 5 yang kita tidak diperbolehkan memfoto. Padahal kadang kan ada obyek yang bagus, ya. Jadinya sedikit ngambek juga sih kenapa gak boleh ngefoto.
  • Diperbolehkan memakai kamera dslr/mirrorless
  • Tidak boleh membawa makanan dan minuman di arena pameran.

Setiap kali saya pergi ke Museum tuh, saya selalu keinget film Night at The Museum, trus ngebayangin, gimana seandainya di malam hari penghuni-penghuninya bangun trus main sendiri-sendiri hehee…

Ngapain ke Museum Nasional?

Awal mula ke Museum Nasional adalah karena saya penasaran belum pernah ke Museum Nasional. Biasanya sebelum membawa anak-anak saya pergi ke suatu obyek wisata tertentu, terkadang saya pergi ke tempat itu terlebih dahulu (setelah saya kesini, saya tidak menyarankan anak-anak usia SD untuk pergi kesini, apalagi anak usia balita). Alasan lainnya, saya ingin melihat orang berlatih menari, ajaib banget kan? Hahaa… Fyi, di setiap hari Sabtu pukul 10.00 – 12.00, Museum Nasional mengadakan latihan menari gratis yang bekerja sama dengan Yayasan Prajna Paramita. Persyaratannya adalah mendaftar langsung di tempat Museum Nasional. Kursusnya untuk semua umur. Banyak ibu-ibu yang membawa serta anak gadisnya kursus tari disana. Saya juga ikutan latihan menari. Tetapi karena sepertinya jiwa saya yang belum cocok dalam hal tari-menari, sepertinya lebih baik saya ikut aerobic saja, hehee…

DSC_0349.JPG

Selesai ikut kursus menari, saya memutuskan untuk berkeliling menjelajah Museum Nasional. Tidak usah kuatir kelaparan atau kehausan disini, karena di samping pintu masuk tersedia cafe yang selalu siap menyediakan berbagai makanan dan minuman.

Tak usah kuatir juga akan mendaki banyak tangga, karena disini disediakan escalator dan lift yang memanjakan pengunjung. Juga tak usah kuatir kepanasan karena AC nya lumayan dingin.

Di lantai dasar Museum Nasional juga saat itu sedang diadakan Pameran Arkeologi yang diadakan oleh Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia. Saya memang tidak mengikuti pameran dimaksud, tapi sempat berfoto di luar acaranya, hehee…

IMG_20180203_181748_173.jpg

Berikut beberapa foto di Museum Nasional.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s